Akhlak Rasulullah yang Menyentuh Hati

0
345

Datang seorang miskin kepada Rasulullah saw dengan membawa hadiah ‘Semangkuk Buah Anggur’. Rasul pun menerima hadiah itu dan mulai memakannya.

Kebiasaan Rasulullah adalah selalu ‘Memberi Makanan’ kepada para sahabatnya jika ada yang memberi sedekah dan beliau sendiri tidak ikut makan.
Sementara jika ada yang ‘Memberi Hadiah’, Rasul juga membagi kepada para sahabatnya dan beliau pun ikut makan bersama.

Namun kali ini berbeda, Beliau memakan buah pertama lalu ‘Tersenyum’ kepada orang tersebut.

Beliau mengambil lagi buah kedua lalu Rasulullah ‘Tersenyum’ kembali.

Orang yang memberi anggur itu serasa terbang ‘Bahagia’ karena melihat Baginda Rasulullah menyukai hadiahnya.
Sementara para sahabat melihat Beliau dengan penuh rasa heran.
Tak biasanya Rasulullah menikmati makanan sendirian.

Satu per satu anggur itu diambil oleh Rasulullah dengan selalu ‘Tersenyum’, hingga semangkuk anggur itu habis tak tersisa.
Para sahabat semakin heran dan orang miskin itu pun pulang dengan ‘Hati Penuh Kebahagiaan’.

Lalu seorang sahabat bertanya kepada Rasulullah saw,
“Wahai Rasulullah, mengapa engkau tidak mengajak kami ikut makan bersamamu seperti biasanya?”

Rasul pun tersenyum dan menjawab, “Kalian telah melihat bagaimana ‘Wajah Bahagia’ orang itu dengan memberiku semangkuk anggur.
Dan ketika aku memakan anggur itu, kutemukan ‘Rasanya Masam’.
Dan aku takut jika mengajak kalian untuk  ikut makan denganku, akan ada yang menunjukkan sesuatu yang tidak enak hingga ‘Merusak Kebahagiaan’ orang itu.”

Sungguh besar kepeduliaan Rasulullah saw dalam ‘Menjaga Perasaan’ orang lain.
Apalagi yang mampu kita ucapkan ketika melihat akhlak dan budi pekerti beliau, sungguh Benar Firman Allah swt yang berbunyi,

وَإِنَّكَ لَعَلى خُلُقٍ عَظِيمٍ

“Dan sesungguhnya engkau benar-benar berbudi pekerti yang luhur.” (QS.Al-Qalam : 4).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here